Friday, 20 April 2018

LOVE STORY R To L EPISODE 2

LOVE STORY R To L 
EPISODE 2

Kau mulai terbuka padaku, Kau selalu memberi kabar akan hatimu kepadaku. Saat itu kau dalam masalah dengannya. Dalam ceritamu, kau seperti hanya dibutuhkan saat dia membutuhkan, dan dia tak berusaha dalam menemuimu, hanya kau lah yang berjuang dalam cintamu. Aku terus berusaha menguatkanmu untuk mempertahankan cintamu dengannya, yah meskipun dengan berat hati...
Aku terasa kasihan padamu karena kau hanya dimanfaatkan oleh orang yang kau sukai.

beberapa hari kemudian, kau mencurahkan hatimu kembali padaku. Kau dan dia bertengkar karena dia tak mengerti akan hatimu, akan keinginannmu. kau menginginkan perhatian yang lebih darinya, tapi dia tidaklah peka sama seekali.
Akhirnya, di saat kau berada dalam kurangnya perhatian, aku mencoba untuk menenangkanmu dengan memberikan suatu perhatian padamu, ya memang perhatianku saat itu tidaklah penting, tapi pasti akan menjadi penting suatu saat nanti, karena itulah yang ku yakini..

Dalam fikirku, Di setiap kau ada masalah, aku harus ada untukmu, karena aku ingin kau selalu tersenyum, dan tak terbebani akan permaslahan dengannya.

Monday, 22 June 2015

CERITA CINTA DI IAIS

CERITA CINTA DI IAIS

Kisah ini berawal dari Fiki saat pertama kali berada di bangku kuliah. Pada saat itu ia ingin menempuh kuliahnya di Institut Agama Islam Syarifuddin (IAIS), ia memperdalam ilmu agama di IAIS. Awal masuk di IAIS, ia mengikuti OSCAR atau OSPEK di kampusnya. Ia tak mempunyai kenalan sama sekali di kampus. Dia berusaha untuk mendapatkan teman akrab yang bisa diajak untuk mengobrol. Tidak lama kemudian ia berkenalan dengan mahasiswa baru (MABA) juga yang lagi berkumpul ngopi bersama. Nama-nama MABA itu adalah Fuady, Tomy, Zainal, Syamsul dan Dandi.
Persahabatan mereka dimulai dengan ngopi bersama. mereka menghadapi OSCAR bersama yang diwajibkan untuk menginap selama 3 hari. Pada Kegiatan OSCAR ternyata mereka ber-enam dipisahkan dalam kelompok. Kemudian mereka mencari teman satu kelompok untuk diajak berkenalan lagi. Saat itu Fiki satu kelompok bersama dengan teman-teman satu SMA nya dulu. Mereka ialah Somad, Sahrul dan Rudi, sebagiannya MABA dari SMA lain. Kemudian dalam kelompok Fiki, Ada seorang gadis bernama Selvi. Ia adalah seorang gadis yang menjadi sorotan laki-laki di kelompoknya. Selvi adalah gadis yang cantik dan anggun, Mata Fiki tak lepas dari pandangannya. Dia sangat terpesona melihat keanggunan dan kecantikan Selvi, tapi sayangnya Selvi memandang ke arah Sahrul, sorotan matanya dan keinginannya adalah mendapatkan seorang laki-laki seperti Sahrul. Banyak sekali yang menyukai Selvi dalam satu kelompok. Yang menyukainya yaitu Sahrul, Somad, dan Rudi. Mereka saling bersaing dalam mendapatkan seorang Selvi yang cantik dan anggun itu. Fiki pun diam-diam mengikuti persaingan dengan mereka.
Mereka semua melakukan persaingan dalam mendekati Selvi dengan cara yang berbeda-beda. Sahrul mendekati dengan cara mengantarkan Selvi pulang kerumahnya, Somad dan Rudi pun begitu. Akan tetapi Fiki belum sama sekali berkenalan dengan Selvi. Karena ia tak mempunyai keberanian untuk mendekatinya.
Suatu hari ia bertemu diwarung depan kampus  IAIS, Selvi bersama dengan Dandi, disaat itu Fiki mengira kalau dia ada hubungan khusus dengan Dandi. Setelah mengobrol dengan lama ternyata dia memang mempunyai hubungan khusus dengan Dandi, hubungannya ialah hubungan saudara, disaat tau seperti itu, hati Fiki sangat lega sekali. Akhirnya, Fiki mulai mendekati Selvi diwarung, dan mengobrol dengannya.
Setelah itu Fiki meminta nomor Hp Selvi agar bisa menghubunginya dan melakukan pendekatan secara mendalam. Pada malam hari, Fiki tak bisa tidur dan ingin menghubungi Selvi, tapi dia juga tak mempunyai keberanian untuk menghubunginya. Fiki sangat takut sekali dengan wanita. Tapi ketakutan itu mampu dikalahkan dengan keinginannya yang besar.
Akhirnya, Fiki mampu mengetik SMS dan mengirimnya ke Selvi.
SMS untuk Selvi “ Assalamualaikum,Wr.Wb.”
Tiba-tiba Selvi menjawab “Waalaikum Salam Wr.Wb.”
Fiki tak menyangka kalau Selvi membalas SMSnya. Karena Fiki beranggapan kalau Selvi mungkin pilih-pilih dalam berteman. Dan ternyata anggapan Fiki itu salah.
Fiki bingung mau bertanya apa kepada Selvi, agar Selvi terus membalas SMSnya. Fiki berfikir sampai bingung dalam SMSnya.
Fiki ingat saat itu di warung, Selvi menanyakan tentang tugas kuliah yang telah diberikan Dosen di kelasnya. Tanpa berfikir panjang Fiki langsung SMS kepada Selvi dengan menanyakan :
“emmm. Oh ya, tadi kan ada tugas yang diberikan Dosen, gmana udah selesai tugasnya?”
Selvi membalas SMS Fiki dengan balasan :
“Belum, Aq kesulitan, nggak paham komputer”
Fiki berfikir, inilah kesempatan Fiki untuk mendekati Selvi dengan lebih mendalam dan bisa bertemu dengnnya secara langsung.
Fiki memancing Selvi agar meminta bantuan ke Fiki
“Kenapa nggak minta tolong ke mas Dandinya aja? ”
Jawaban dari Selvi
“hem nggak enak, soalnya nggak biasa ma mass Dandi dari dulu”
Fiki merespon
“terus gimana?”
Selvi membalas
“Ya.. ngak gimana-gimana? Kalau, Fiki udah ta, tugasnya?”
Fiki  menjawab
“Sudah, aku sudah selesai, mudah kok”
Kemudian Selvi membalasnya
“Iya, mudah bagi yang bisa, yang nggak bisa kayak aku ini gimana ngerjainnya”
Fiki member masukan
“iya, belajar pasti bisa, mudah kok ini dipelajari”
Selvi merespon
“ ya udah kalau gitu, aku minta ajarin Fiki aja”
Tanpa piker panjang Fiki langsung membalas sms dari Selvi
“Boleh, Kapan bisa dikerjakan bersama tugasnya ini”
Selvi membalasnya
“terserah, aku selalu bisa kok dalam minggu-mingu ini”
Fiki menjawab
“ya udah gini aja, Selvi tentukan tempatnya dimana, ntar kalau aku yang nentuin, malah g bisa Selvinya”
Selvi membalasnya
“iya wes, gimana kalau dirumahku aja besok, sambil nganterin aku pulang n ngijinin aku ke orang tuaku, supaya mereka nggak khawatir ke aku, ssoalnya aku kalau pulang kemaleman, nggak ijin dulu, takut dimarahi”
Fiki menjawab
“Iya udah kalau begitu, ssampai bertemu besok di kampus ya, makasih udah mau SMSan sama aku, Assalamualaikum Wr.Wb”
Selvi juga menutupnya dngan ucapan terimakasih
“iya sama-sama, aku juga terima kasih udah mau di bantu sam Fiki. Fiki orangnya baik ya…  ya udah sampai bertemu besok, Waalaikum salam Wr.Wb.”
Fiki sangat senang sekali mendapat pujian dari seorang Selvi yang sangat disukainya.
Keesokan harinya Fiki berkumpul dengan sahabat – sahabatnya, mereka ngopi bersama di warung depan kampusnya. Mereka membahas seseorang yang mereka cintai masing-masing. Dari persahabatan mereka ada persahabatan yang sangat akrab sekali dengan Fiki, yaitu Fuady dan Tomi. Mereka berdua sering menginap di rumah Fiki. mereka adalah tiga sahabat yang selalu mengerti satu sama lain. Tomi dan Fuady sering bercerita tentang cinta dan kisah cinta mereka ke Fiki. 


NOVEL MENARIK PENUH PERJUANGAN LOVE R TO L

LOVE STORY "R To L"
EPISODE 1

Saat itu diri ini hanya bisa memandangimu dari jauh, tak berani berkata-kata. Kau tersenyum indah saat ku menatapmu dari kejauhan. Ku mencoba memberanikan diri untuk berkenalan denganmu, tapi kau malah memarahiku habis habisan. Akupun terdiam tak bisa berkata atau tak punya jawaban untuk membela dirku.

Aku terus mencoba meminta maaf padamu, kau memaafkanku tapi saat itu kau tak percaya padaku atau mungkin saat itu takkan pernah lagi percaya denganku.  Aku berusaha untuk mendekatimu terus, meskipun kau cuek tapi kau tetap meresponku.  Hingga aku memberanikan diri mengucap sayang padamu, tapi kau tak ada jawaban yang pasti untuk ku dengar.
Aku terus mendekatimu meskipun aku mendapat respon yang sedikit menyakitkan darimu,dalam hatiku, ku berharap bisa dekat dan berada dihatimu untuk menemanimu.
Saat kau mulai bercerita padaku, ternyata kau telah mempunyai seseorang yang kau sayangi. Dalam ceritamu kau selalu memuja dan memujinya dalam perkataanmu, seakan kau telah bahagia dengannya. Saat kau bercerita tentangnya, sebenarnya aku tak kuat mendengar ceritamu. Aku bingung harus memberi solusi atau saran apa yang harus aku katakan padamu, tapi dihati kecilku memerintahkan agar ku berkata bijak dan tidak untuk egois. Karena perasaan itu tak bisa di paksakan. Disitu ku mulai belajar tentang cinta yang tulus dalam hatiku, memang sulit aku untuk menjalaninya tapi aku harus melakukan hal yang menurutku itu benar.
Keadaan memang selalu tak berpihak padaku, tapi ku harus belajar menerima meski sakit yang ku rasakan. Yang penting aku bisa dekat denganmu meski kau tak menganggapku apa apa.

Cinta terdapat bahasa dalam rasa
Menumbuhkan rasa dalam jiwa
Jiwa bergelora
dalam hati untuk berbicara
Saat hati berbicara
dalam bahasa cinta
Bergelora dan menumbuhkan rasa
dalam jiwa
Disanalah suatu jawaban tentang cinta
yang diinginkannya.

Aku yakin dengan kata hatiku, biarlah bahasa cinta yang menjawab semua apa yang ku rasa, aku hanya ingin dekat denganmu meski slalu sakit yang kurasa, dan aku belajar untuk tidak terasa sakit dalam mendengar ceritamu.
Aku akan terus mendengar ceritamu dengannya meski aku harus merasakan sakit. Karena hatiku tak bisa untuk menjauh darimu. Aku hanya percaya pada hatiku sendiri dan aku hanya ingin menuruti kata hatiku untuk selalu mencintaimu meski cinta itu tanpa balas darimu.
 Saat ku lihat kau keluar bersamanya, makan bakso bersamanya. Hati ini terasa tersayat-sayat hancur. Tapi hatiku mencoba tetap tegar dan aku berdoa kepada Ilahi.
“ Ya Allah, kuatkan lah hatiku, jika Kau meridhoi aku dengannya Yaa Rob, Karena hanya dengan ridho-MU lah yang mampu menguatkan hatiku yang seperti tersayat-sayat oleh api cinta seorang gadis yang ku cinta”
Aku hampir tak sanggup untuk berada didekatmu, mataku seakan berat melihatmu bersamanya. Akan tetapi aku tak mampu berbuat apa-apa, aku hanya pasrah dan mendukung kebahagiaanmu bersamanya.
Air mata tanpa terasa menetes begitu saja, tak mampu aku menahan tetesan air mata yang tiba-tiba keluar tanpa izin dahulu. Aku menangis meratapi cintaku yang tak di anggap olehmu. Aku ingin berhenti mencintaimu, tapi entah kenapa disaat aku ingin melepasmu, hatiku menolak dengan penuh, dan tak mampu untuk melupakanmu.
Aku selalu meminta pada Sang Ilahi, agar Dia menguatkan hatiku, menabahkan hatiku dan memberi petunjuk akan cintaku yang sebenarnya.
Setiap kau menghubungiku, kau selalu mengungkapkan namanya dan bercerita tentangnya. Tak mengerti kah jika kau telah menyayat hatiku ini, tak mengertikah kau tentang keadaan hatiku. Kau selalu memperlakukanku seperti aku ini seseorang yang tak mempunyai rasa sakit. Aku ingin melupakanmu, tapi aku tak bisa untuk melakukannya. Entah kenapa kau selalu berada dalam ingatanku, merasuk dalam hatiku agar menolak melupakanmu. Kenapa meski dalam kesakitan hatiku, aku ingin mendengar ceritamu. Aku berdoa kepada Sang Ilahi, Dalam Doaku :
“Ya Allah, Apa yang kau rencanakan sesungguhnya untuk hatiku ini Ya Rob. Mampukah aku bertahan jika terus seperti ini Ya Rob. Aku mohon Ridho-Mu, jika memang ini adalah rencana-Mu untukku.”
Aku selalu berdoa meminta ridho dari sang Ilahi, karena keyakinanku dalam meminta ridho dari Sang Ilahi, hatiku akan semakin kuat meski tak ada perubahan dalam sikapmu padaku. Setidaknya, dalam cintaku, membawaku dalam kekuatan hatiku, meski aku tak bisa mendapatkan respon darimu.
Berganti  waktu dan hari, kau tiba-tiba bercerita padaku dengan meneteskan air mata. Saat kau menangis karena dia, entah kenap aku ikut meneteskan air mata. Aku serasa tak sanggup untuk menahannya, meski kau dibuat tangis olehnya, kau slalu bertahan dengannya, dan aku hanya bisa meratapi tangismu dan  terus mendukung dan memberi pendapat bijak pada hubunganmu dengannya. Karena ku tak mau merusak hubungan seseorang meskipun aku mencintaimu. Memberi pendapat bijak dan mendukung kepada hubungan seorang yang kucintai dengan orang lain. bukan lah hal yang mudah untuk ku lakukan. Aku harus melalui rasa sakit, dan penolakan hawa negatif yang slalu ingin merusa hubunganmu dengannya.
Ku dengarkan ceritamu, cerita suka dan dukamu, tawa dan tangismu. Setidaknya aku bisa berada dan menemanimu sebagai sahabat hatimu. Yang mengetahui saat kau suka dan saat kau duka.

Cinta…membagi suka nan duka
Membagi tangis nan tawa

Diwaktu menduka
Akan datang tawa
Untuk menghibur sang duka

Dan tangis…
Akan hilang
Saat tawa datang

Itu adalah jalan cinta
Bagi seseorang yang dicinta

Kau adalah gadis yang aneh buatku, kau tak mempercaiku tapi kau cerita padaku, Aku menyukaimu tapi kau malah ingin mendengar pendapat dariku. Aku mencari kebahagiaan walaupun sedikit dari dalam dirimu, meski kau tak menganggapku apa, tapi aku bisa berkomunikasi denganmu, itu sudah membuat hatiku terasa lega dan bahagia rasanya.
Sang Ilahi, membuatku merasa bersyukur walau pun hanya sedikit kebahagiaan yang ku rasa. Inikah rencana dari Sang Ilahi untukku. Aku terus menjalaninya meskipun aku harus merasakan sakit dan derita dalam hati. Agar aku kuat dalam rasa sakitku. Aku mengubah paradigm dan tujuan untuk hatiku. Tujauan itu adalah “Sakitilah hatiku ini, hingga aku tak merasakan sakit lagi dalam hatiku”. Gunakan lah aku sesuka hatimu, aku takkan bertindak apa-apa, karena aku percaya pada Sang Ilahi, Dialah yang akan bertindak untukmu. Karena kekuatan itu adalah datang dari-Nya. Dalam Doaku:
“ Ya Rob, Segala puji bagiMu, Kau telah tunjukan rasa nikmat dalam diriku atas cintaku Ya Rob.”
Hari dan waktu terus berganti, kau masih tetap tak memandangku dengan rasamu. Ku mencoba untuk tabah meski berat di hati ku. Aku selalu berharap kau memandangku dengan mata hatimu.

Ku dayuh perahu…
Untuk mengarungi Samudra
Mencari letak mutiara
Dan menyelami lautan…
Untuk mengambilnya…
Dayuh adalah ketulusanku
Perahu adalah kesabaranku
Dalam mengarungi samudra cinta
Untuk mendapatkan sang mutiara cinta
Samudra cintamu sangatlah luas
Hingga ku butuh perahu
Yang sangatlah kuat

Mutiara cintamu
Sangatlah tersembunyi…
Hingga ku butuh dayuh
Tanpa putus asa
Meski penuh tipu daya

 Mungkin kekuatan cintaku padamu yang membuat hati ini tak pernah lepas darimu. Keyakinan hatiku, karena mungkin kau menydiakan tempat dihatimu, walaupun itu sangat sempit. Aku percaya dan berkeyakinan bahwa cintamu ada untukku. Mungkin saat ini masihlah tersembunyi.
Tak mengapa kau tak menganggapku apa. Tak apa meski ku tak seperti ada. Aku terus berjuang tanpa putus asa dalam mendapatkan cintamu.

Disaat kau berada dalam masalah dengannya. Kau selalu bercerita kepadaku, tentang keadaan hatimu yang suka dan yang duka. Kau datang padaku. Dalam sukamu denganya, hati terasa semakin berat untuk menerimanya, akan tetapi aku harus selalu tersenyum dan memberi selamat dalam sukamu. Dalam dukamu, aku terasa bingung dihatiku, haruskah aku senang, memang sedikit ada rasa senang, tapi meski dalam sedikit senangku, aku tak mau teracuni dengan fikiran-fikiran yang ingin memisahkanmu dengannya. Karena jalan cintaku, adalah jalan cinta yang tulus dan sabar. Tulus mencintaimu dan sabar menunggumu.